Peristiwa Penting Di Bulan Haji (Zulhijjah)


Beberapa hari yang lalu, kita sebagai umat islam baru saja melaksanakan dan mengalami peristiwa yang sangat melekat di hati dan perilaku kita semua yaitu perayaan dan pelaksanaan Ibadah Haji dan Ibadah Qurban. Ibadah yang satu ini merupakan salah satu dari Rukun Islam yang lima. Demi menyambut datangnya hari raya qurban ini, tidak hanya orang tua saya yang antusias tetapi semua kalangan mulai anak-anak, para kaum dhuafa dan orang miskin sangat menanti uluran daging hewan qurban dari saudaranya yang mampu. Berikut sekilas kisahnya…

Pertama, yaitu peristiwa muktamar umat islam sedunia yang berkumpul bersama ini kota Makkah Al Mukarromah, dalam rangka menjalankan ibadah haji di padang Arafah untuk melakukan rukun haji yaitu wukuf. Di padang pasir inilah umat islam bertemu dan bertatap muka dengan saudara-saudaranya dari berbagai suku bangsa, ras dan wilayah. Ada yang berkulit putih, coklat, hitam, sawo matang dan lain sebagainya. Jutaan umat islam berkumpul dengan satu tujuan yaitu beribadah dengan ikhlas kepada Allah SWT. Kita dianjurkan memperbanyak dzikir dengan Tahmid, Takbir, dan Tahlil mengagungkan Asma Allah SWT.

63Wukuf-Di-Arafah-201410031036051

Kedua, yaitu peristiwa ketaatan nabi Allah Ibrahim as kepada Allah SWT, pada saat itu beliau diuji keimanannya yaitu bermimpi bahwa beliau harus menyembelih putra kesayangannya nabi Ismail as. Setelah tiga hari berturut-turut mimpi itu datang kepada nabi Ibrahim as, akhirnya beliau menyampaikan hal tersebut kepada putranya nabi Ismail, Dan mimpi seorang nabi adalah salah satu dari cara-cara turunnya wahyu Allah , maka perintah yang diterimanya dalam mimpi itu harus dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim. Ia termenung memikirkan ujian yang maha berat yang ia hadapi. Sebagai seorang ayah yang dikurniai seorang putera yang sejak puluhan tahun diharap-harapkan dan didambakan, seorang putera yang telah mencapai usia di mana jasa-jasanya sudah dapat dimanfaatkan oleh si ayah , seorang putera yang diharapkan menjadi pewarisnya dan penyambung kelangsungan keturunannya, tiba-tiba harus dijadikan qurban dan harus direnggut nyawa oleh tangan si ayah sendiri.

Namun ia sebagai seorang Nabi, pesuruh Allah dan pembawa agama yang seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi para pengikutnya dalam bertaat kepada Allah ,menjalankan segala perintah-Nya dan menempatkan cintanya kepada Allah di atas cintanya kepada anak, isteri, harta benda dan lain-lain. Ia harus melaksanakan perintah Allah yang diwahyukan melalui mimpinya, apa pun yang akan terjadi sebagai akibat pelaksanaan perintah itu.
Sungguh amat berat ujian yang dihadapi oleh Nabi Ibrahim, namun sesuai dengan firman Allah yang bermaksud:” Allah lebih mengetahui di mana dan kepada siapa Dia mengamanatkan risalahnya.” Nabi Ibrahim tidak membuang waktu lagi, berazam {niat} tetap akan menyembelih Nabi Ismail puteranya sebagai qurban sesuai dengan perintah Allah yang telah diterimanya.Dan berangkatlah Nabi Ibrahim menuju ke Makkah untuk menemui dan menyampaikan kepada puteranya apa yang Allah perintahkan.

Nabi Ismail sebagai anak yang soleh yang sangat taat kepada Allah dan bakti kepada orang tuanya, ketika diberitahu oleh ayahnya maksud kedatangannya kali ini tanpa ragu-ragu dan berfikir yang macam-macam berkata kepada ayahnya:” Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah kepadamu. Engkau akan menemuiku insya-Allah sebagai seorang yang sabar dan patuh kepada perintah. Aku hanya meminta dalam melaksanakan perintah Allah itu , agar ayah mengikatku kuat-kuat supaya aku tidak banyak bergerak sehingga menyusahkan ayah, kedua agar menanggalkan pakaianku supaya tidak terkena darah yang akan menyebabkan berkurangnya pahalaku dan terharunya ibuku bila melihatnya, ketiga tajamkanlah parangmu dan percepatkanlah perlaksanaan penyembelihan agar menringankan penderitaan dan rasa pedihku, keempat dan yang terakhir sampaikanlah salamku kepada ibuku berikanlah kepadanya pakaian ku ini untuk menjadi penghiburnya dalam kesedihan dan tanda mata serta kenang-kenangan baginya dari putera tunggalnya.”Kemudian dipeluknyalah Ismail dan dicium pipinya oleh Nabi Ibrahim seraya berkata:” Bahagialah aku mempunyai seorang putera yang taat kepada Allah, bakti kepada orang tua yang dengan ikhlas hati menyerahkan dirinya untuk melaksanakan perintah Allah.”

hari_raya_kurban

Betapa beratnya cobaan yang Allah SWT berikan kepada Ibrahim as serta betapa besarnya pengorbanannya sebagai bentuk pembuktian dirinya sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berserah diri sepenuhnya, dan sebagai khalilullah (Kekasih Allah) yang memurnikan kecintaannya hanya untuk-Nya. Dan ini menunjukkan bahwa Allah SWT  memberikan cobaan kepada hamba-hamba-Nya dengan berbagai jenis cobaan, untuk membuktikan keimanan hamba tersebut. Kisah Penyembelihan Nabi Ismail a.s. yang sampai saat ini masih terus memberikan ibrah dan pelajaran serta hikmah yang sangat banyak bagi kita umat islam

Ibrahim as akhirnya memang tidak melaksanakan penyembelihan terhadap anaknya, sebab Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan ujian tersebut bukan dalam rangka mewujudkan penyembelihan terhadap anaknya tersebut, namun semata-mata untuk membuktikan kecintaan Ibrahim ‘alaihissalam yang murni hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Malaikat Jibril pun datang dengan membawa seekor domba yang besar. Domba tersebut merupakan domba qurban Habil putra Nabi Adam yang masih hidup dalam surge. Kemudian domba tersebut dijadikan tebusan atau ganti Nabi Ismail. Malaikat Jibril yang datang dan melihat Nabi Ibrahim berusaha memotong leher putra beliau. Dengan rasa ta’dhim (hormat) dan terheran atas Nabi Ibrahim, Malaikat Jibril berkata :

الله اكبر الله اكبر الله اكبر

Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar

Kemudian Nabi Ibrahim menjawab :

لااله الا الله والله اكبر

Tidak ada tuhan (yang hak untuk disembah) kecuali Allah, dan Allah Maha Besar

Nabi Ismail pun mengikuti :

الله اكبر ولله الحمد

Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah

Mudah-mudahan tahun depan saya dan para pembaca sekalian bisa melakasanakan ibadah qurban penuh keikhlasan, amin ya robbal’alamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s